close
Banner iklan disini
Hubungi Nomor Whatssup,sms atau Telp Kami Di : 087808999682..::..Bekam Tangerang atau Bekam Center Buka Setiap Sabtu Dan Minggu..::..Daftarkan diri sekarang juga, dapatkan dicount hingga 50% Pendidikan dan Pelatihan Bekam Langsung Bisa Praktek ...::.... Discount Belaku Hingga Desember 2016

Ustadz H. Galih Gumelar,ST, M.Si : Kesembuhan Pasien Tergantung Keikhlasan Pasien Itu Sendiri

 
www.pendidikanbekam.com - Ribuan orang telah datang berobat kepada Ustadz Galih Gumelar, beragam penyakit serta beragam pasien telah beliau jumpai dan tangani.
Ada satu hal yang menggelitik hati dan pikirian beliau, kenapa pasien yang keadaan ekonominya pas-pasan bisa lebih cepat sembuh dibandingkan mereka yang begelimpang harta benda.

Contoh kasus jika ada 10 orang pasien dan 7 orang pasien dari ekonomi pas-pasa berobatan serta tiga dari orang yang berekonomi mampu bahkan kaya, kenapa yang 7 pasien sembuh dan hany 1 orang yang ekonomi kaya sembuh. Padahal berat penyakitnya sama dan bisa dikatakan sama semua latar kesehatannya kecuali latar ekomonominya.

Setelah diamati dan dilihat ternyata ini berkaitan dengan izin Allah SWT, Allah akan mengabulkan dan memberikan kesembuhan kepada mereka yang berobat secara ikhlas dan memberikan menyisihkan infaq shodaqoh untuk kesembuhannya dengan ikhlas dan sepenuh hati.

Bila orang yang berobat hanya memiliki rezeki lima puluh ribu dan menyisihkan dua puluh ribu untuk infaq pengobatan kenapa lebih cepat sembuh ketimbang orang yang memiliki uang 10 juta dan hanya memberikan tiga puluh ribu.

Ini bukan sebuah fenomena harus memberikan infaq besar kepada para penerapis atau pengobat, namun fenomena ini luar biasa terjadi karena Allah melihat kesungguhan hambanya untuk menyembuhkan penyakitnya. Tak semudah membalikan telapak tangan menyembuhkan penyakit, namun tak semudah telapak tangan juga kita untuk ikhlas mengeluarkan rezeki kita untuk berobat. Namun akan mudah bagi Allah menyembuhkan segala penyakit kita bila kita mudah untuk mengeluarkan rezeki kita dalam berobat. Subhanallah.
Previous
Next Post »

4 comments

Click here for comments
Loading...